Kota Tarakan terletak di pintu gerbang utara Propinsi Kalimantan Timur secara astronomis berada diantara 3°14’23”-3°26’37” Lintang utara dan 117°30’50”- 117°40’12” Bujur Timur. Memiliki wilayah daratan seluas ± 250,80 km² dan luas lautan ±406,33 km², suhu udara minimum rata-rata 24,8°C dan maksimum 31,4°C. Kkelembaban rata-rata 85%. Curah hujan dalam 5 tahun terakhir rata-rata 3660,36 mm/bulan dan penyinaran rata-rata 44,86/bl.

Pada awal diresmikan Kodya Dati II Tarakan tanggal 15 Desember 1997 berdasarkan Undang-Undang RI No.29 tahun 1997, hanya memiliki 3 kecamatan, 10 kelurahan dan 2 desa. Saat ini dengan pertumbuhan dan perkembangan Kota Tarakan dimekarkan menjadi 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Tarakan Timur, Kecamatan Tarakan Barat, Kecamatan Tarakan Tengah dan Kecamatan Tarakan Utara, sesuai dengan Perda No.23 dan 24 Tahun 1999.

Rata-rata pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan selama 5 tahun terakhir (1997-2001) sebesar 5,2 %, kecuali tahun 1998 mengalami pertumbuhan negatif sebesar 2,2 %. Pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan sangat dipengaruhi oleh sektor-sektor yang dominan yaitu sektor perdagangan, perikanan dan pertambangan.

PERIKANAN TANGKAP
POTENSI PERIKANAN DAERAH
MONITORING FISHING GROUND


Perikanan tangkap, berbeda dengan perikanan budi daya, adalah usaha penangkapan ikan dan organisme air lainnya di alam liar (laut, sungai, danau, dan badan air lainnya). Kehidupan organisme air di alam liar dan faktor-faktornya (biotik dan abiotik) tidak dikendalikan secara sengaja oleh manusia. Perikanan tangkap sebagian besar dilakukan di laut, terutama di sekitar pantai dan landasan kontinen. Perikanan tangkap juga ada di danau dan sungai. Masalah yang mengemuka di dalam perikanan tangkap adalah penangkapan ikan berlebih dan polusi laut. Sejumlah spesies mengalami penurunan populasi dalam jumlah yang signifikan dan berada dalam ancaman punah. Hal ini mengakibatkan jumlah tangkapan ikan di alam liar dapat mengalami penurunan secara umum.

Sumber daya alam yang memiliki kontribusi yang cukup besar dalam perekonomian Kota Tarakan adalah komoditi perikanan dengan komoditi minyak bumi dan gas alam dengan umbangan nilai tambah sebesar 8 % dan 7 % terhadap PDRB Kota Tarakan Tahun 2001.


Suatu daerah perairan dimana ikan yang menjadi sasaran penangkapan tertangkap dalam jumlah yang maksimal dan alat tangkap dapat dioperasikan serta ekonomis.

Suatu wilayah perairan laut dapat dikatakan sebagai “daerah penangkapan ikan” apabila terjadi interaksi antara sumberdaya ikan yang menjadi target penangkapan dengan teknologi penangkapan ikan yang digunakan untuk menangkap ikan.

Besarnya wilayah lautan Kota Tarakan tentunya menyimpan potensi sumberdayaperikanan yang sangat besar baik perikanan laut maupun perikanan pesisir pantai (berupausaha budidaya air payau/tambak maupun budidaya air tawar/kolam). Kawasan pesisir pantaidi Kota Tarakan mencapai ± 70 Km2 yang juga sangat mendukung pengembangan eksplotasiperikanan sebagai mata pencaharian masyarakat di Kota Tarakan. Hal ini dapat menjadisolusi dalam mengatasi meningkatnya pendatang yang masuk ke Kota Tarakan, terutama yang bermukim pada wilayah-wilayah pesisir. Potensi perikanan akan lebih tereksploitasi dengan semakin meningkatnya penduduk yang mengandalkan mata pencaharian pada sektorperikanan ini. Potensi kelautan yang terdapat disekitar Kota Tarakan merupakan kekayaan alamyang diharapkan dapat menjadi sub sektor unggulan.


Penginderaan jauh merupakan suatu cara pengamatan objek tanpa menyentuh objek secara langsung. Sistem ini dapat mencakup suatu areal yang luas dalam waktu bersamaan, selain itu sistem ini relatif lebih murah dibandingkan dengan penelitian secara langsung. Penginderaan jauh dapat digunakan untuk mendeteksi sebaran konsentrasi klorofil dan suhu pemukaan laut secara cepat untuk wilayah yang luas.

SIKBES-IKAN dikembangkan untuk memberikan data dan informasi strategis serta lokasi dan potensi penangkapan ikan yang akurat bagi pengambil keputusan strategis yang membutuhkan. Sistem yang bisa diandalkan ini menggabungkan metode Sistem Pakar (Knowledge-Based Expert System / KBES), Pengindraan Jarak Jauh (Remote Sensing / RS) dan Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System / GIS).

 

DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN TARAKAN
Gedung Gabungan Dinas (GADIS) II Lantai 4, Jl. Jenderal Sudirman No. 76 Kampung Baru Kota Tarakan
Telp (0551) 2027728, Fax (0551) 51459, E-mail : diskan_tarakan@telkom.net